SELAMAT DATANG DI BERITA TEGAL GUNDIL

Senin, 30 April 2012

LELE RAKSASA MENGGETARKAN BLOK NYOMPLONG



BeTe_Blok Nyomplong RT 03/10 Tegal Gundil, grimis panjang dimulai dari pukul 5 sampai 7 pagi  membuat geger keluarga besar pak Rosadi yang menemukan seekor ikan lele raksasa berukuran 80 cm dan memiliki berat 2 kg. kejadian bermula dari rutinitas pak Rosadi (50th) yang tiap pagi memberi makan bebek di samping rumahnya tiba-tiba dikagetkan dengan munculnya seekor ikan lele di selokan kecil berukuran 60 cm dibelakang kandang bebek tersebut. Kemudian teriakan “tolong..tolong” dari pak Rosadi berhasil mengumpulkan banyak warga dan keluarganya sehingga dapat meringkus lele tersebut kedalam aquarium “cerita Rosita (30th) anak Pak Rosadi. *red 

Senin, 27 Februari 2012

Sanggar Baroedak Roadshow RW Tegal Gundil

Beritategalgundil, Setelah dua pekan terakhir siswa-siswi SMA Regina Pacis membuat metode pengajaran untuk Sanggar Barudak Roadshow di lima RW kelurahan Tegal Gundil, akhirnya pada sore itu tanggal 27 Febuari 2012 mereka sudah memulai langkah awal dengan melakukan perkenalan di tiap sanggar yang sudah ditetapkan oleh pengurus KALAM (Komunitas Peduli Kampung Halaman).
Kegiatan mengajar ini sudah ketiga kalinya KALAM hadirkan di Tegal Gundil dengan pengajar dari SMA Regina pacis yang bertujuan memberikan ruang bermain sambil belajar untuk anak usia SD dan meningkatkan kreatifitas anak sesuai dengan keinginan pribadinya.
Kegiatan pengajaran  yang dilakukan selama empat bulan di RW 01, 03, 04, 08 dan 10 ini berisikan materi pelajaran umum sekolah dasar dengan ditambah pelajaran kreatifitas seni seperti teater, menari, menyanyi dan bermain musik.
Semoga apa yang kita lakukan untuk generasi penerus bangsa ini dapat berjalan dengan baik tanpa ada masalah yang serius “ujar Junaedi selaku ketua Sanggar Barudak”



Minggu, 26 Februari 2012

AKSI MULUNG PART 6

AKSI MULUNG PART 6
Ciparigi, Minggu pagi  tanggal 26 Februari 2012, WALCIP ( warga pedulu ciparigi ) kembali beraksi mungut sampah  di sungai ciparigi yang berlokasi  di Tegal Peuteuy RT 04 RW 08 kelurahan Tegal Gundil. Kegiatan yang berjalan pada pukul 08.00-12.00 WIB dilakukan oleh 9 orang dari KALAM dan 15 orang dari warga sekitar bantaran Sungai Ciparigi.
Antusias warga memuncak ketika sebelumnya kita melakukan surfey kelokasi sehari sebelum aksi mulung berlangsung, hasilnya warga lebih dulu turun ke Sungai sebelum tim sampai dilokasi dan mengerahkan warga dari mulai anak-anak, ibu-ibu sampai bapak-bapak untuk ikut memungut sampah di Sungai Ciparigi. Hal seperti ini kali pertama kita rasakan begitu “ujar Nur Iman Soleh selaku ketua Aksi ini” sambil berbangga.
Kondisi sungai yang dangkal, cukup memudahkan tim memungut sampah dan berhasil mengantongi sampah sampai 27 karung berukuran 50kg yang berisikan sampah plastik, kain bekas, ranting pohon, dan rumput dibantaran sungai. Sampah yang sudah terkumpul kita buang ke TPA komplek Bogor Baru dengan menggunakan grobak sampah milik Sekolah BPK Penabur.
Semoga kegiatan ini dapat berkelajutan demi tercapainya kegiatan Gotong Royong Warga RT 04/08 yang telah lama hilang. Die & Man

Senin, 23 Mei 2011

BANGBARUNG FESTIVAL

Bangbarung Festival bertemakan Hajat Na Warga Tegal Gundil Untuk Warga Bogor yang berisi acara-acara yang menarik untuk semua kalangan dengan kebersamaan anak Muda.

Sabtu, 12 Juni 2010

Ujian Nasional Tahun 2010 . . ???

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN), merupakan sebuah rutinitas tahunan dari program pendidikan nasional di seluruh Indonesia yang diselenggarakan secara serentak diseluruh nusantara. Dengan adanya program tersebut maka para pelajar diharapkan akan termotivasi dan mendorong semangat belajar dalam menghadapi ujian nasional tersebut. Namun dalam setiap program ada saja kelemahan atau sisi negatif dan tentu ada baiknya pula. Nah.. kalau begitu bagaimana warga menyikapinya.

Rabu, 07 April 2010

TELOR PETE KECAP Masakan Khas Mama DikcyCP

Anda termasuk penikmat pete! Nah dalam edisi BeTe kali ini sengaja menyuguhkan sajian yang pastinya mengundang selera warga. Langsung dari dapur Mama Dicky yang berada di Jl Arzimar I RW IX Tim BeTe berhasil memperoleh satu resepnya yang sangat khas, yaitu Telor Pete Kecap.
Telor yang dikreasikan dengan irisan pete merupakan salah satu hidangan yang wajib dinanti bagi anggota keluarganya. Dimana pete yang biasa disajikan untuk lalapan, sekarang menjadi bahan penentu kelezatan. Bagaimana tidak, karena aroma dan rasanya yang khas dapat menjawab hasrat kepuasan untuk menikmati suatu masakan. Anda mau mencoba? Berikut adalah resep hidangannya.

Sabtu, 03 April 2010

WASPADALAH... WASPADALAH...

BeTe_Meski tidak ada satupun barang yang berhasil dibawanya, tapi pencuri yang satu ini bisa dibilang cukup nekat. Bagaimana tidak, dia beraksi justru pada saat umat Muslim melaksanakan kewajibannya menunaikan ibadah shalat Shubuh.

Kamis, 01 April 2010

UN, Ujian Akhir Penentu

BeTe_Ujian Nasional (UN) dilaksanakan dengan maksud sebagai tolak ukur para siswa dalam mencerna dan mentelaah pelajaran yang telah di ajarkan selama sekian tahun lamanya siswa belajar. Meski UN itu sendiri masih dalam perdebatan, “apakah UN memang satu-satunya tolak ukur para siswa?”
Seperti yang telah kita ketahui, soal UN mengalami perjalanan panjang sebelum akhirnya sampai ke tangan para peserta Ujian Nasional.
Di awali pembuatan soal-soal Ujian Nasional yang dibuat para guru pengajar pelajaran yang di ujikan di UN, ternyata pembuatan soal tersebut di buat secara acak (random).

Kamis, 25 Maret 2010

Enam Orang Aceh Belajar Di Komunitas

BeTe_Sebanyak enam orang dari Aceh Utara
menginap seminggu beralaskan tikar saja
di Tegal Gundil. Sejak sore hari tanggal 14
Maret 2010 mereka datang secara terpisah,
dengan tujuan hanya untuk berstudy
banding dan belajar di sebuah komunitas
kepemudaan yang ada di kawasan Tegal
Gundil yaitu, Kalam (Komunitas Peduli
Kampung Halaman). Ke enam orang tersebut
sebenarnya berasal dari tiga perkumpulan
sosial yang berbeda di Aceh Utara & mereka
namakan lembaganya dengan sebutan CLC
(Community Learning Center
).
Dimana CLC tersebut menugaskan mereka
untuk dapat mempelajari segala hal yang
berkaitan dengan Kalam. Karena itu pula
mereka akhirnya harus terjun bebas mengikuti
kegiatan dan aktifitas yang dilakukan
oleh Kalam itu sendiri, seperti mencari berita
untuk buletin komunitas dan bersiaran
di radio warga. Namun tetap saja mereka
bersemangat karena selain itu , merekapun
diajak berkeliling wilayah Tegal Gundil
hingga mengunjungi inisiasi-inisiasi yang
telah dilakukan Kalam dan mengunjungi
tempat yang menjadi patner strategisnya.
Setelah seminggu lamanya mereka berkiprah,
akhirnya ke enam orang tersebut kembali
pulang setelah tanggal 21 Maret 2010
lalu.
(Red)

Sabtu, 20 Februari 2010

Kelurahan Tanggap DBD

Salah satu program kelurahan saat ini adalah tentang Kesehatan, di Tegal Gundil sendiri masih banyak warga miskin tidak dapat berobat ke rumah sakit di karenakan biaya yang mahal, solusi dari pemerintah Kota adalah dengan memberikan Jamkesmas untuk warga miskin yang berupa berobat gratis ke rumah sakit yang sudah ditentukan. Akan tetapi banyak warga miskin Tegal Gundil tidak mendapatkannya, bagi warga yang tidak mampu berobat ke rumah sakit bisa meminta bantuan Kepada Kelurahan, yang akan di ajukan kepada pemerintah kota.
Di Kelurahan Tegal Gundil sudah tercatat bahwa ada sekitar 12 orang warga terjangkit penyakit demam beredarah, dikarenakan lingkungannya yang tidak bersih dan banyak sarang nyamuk. Bagi para warga disaran untuk rajin membersihkan lingkungannya terutama tempat yang memang banyak sarang nyamuk karena cara yang paling ampuh untuk mengatasi nyamuk demam berdarah dengan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk). jangan lupa untuk memasukan Abete (untuk membunuh jentik nyamuk) kedalam bak mandi, yang bisa di dapatkan di Puskesmas-Puskesmas terdekat dengan cuma-cuma. Menurut pengamatan Kelurahan jentik-jentik nyamuk paling banyak di temukan berada di RW 08, dihimbau Masyarakatnya untuk sesering mungkinmembersihkan lingkungannya terutama di selokan-selokan yang banyak terdapat jentik nyamuk.
Selain itu Kelurahan juga sedang melakukan pemekaran di RW 08 RT 06 dikarenakan warganya sudah mulai padat penduduk, satu RT maksimal 50 kepala keluarga. Kepadatan penduduk di RT 06 sudah melebihi batas maksima l dan perlu dilakukan pemekaran.
BKR (Bina Keluarga Remaja) ini adalah program kelurahan yang peduli terhadap tumbuh kembangnya remaja Tegal Gundil, dan mencoba untuk membina remaja Tegal Gundil lewat orang tua mereka, dengan cara mendatangi rumah warga atau membuat acara-acara di kelurahan untuk membina orang tua mereka supaya di terapkan dalam rumah tangganya, yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK sebulan sekali yang di teruskan dengan program KB (keluarga B erencana). Kelurahan Tegal Gundil sudah di akui di tingkat kecamatan BKR nya berjalan dengan baik, terbukti Kelurahan mendapatkan juara BKR di tingkat kecamatan, ujar pak lurah waktu ditemui tim Bete di kelurahan, (yo & vm)